Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More

02/02/17

Cara Konfigurasi Failover Menggunakan MikroTik

tetang it topologi failover

Cara Konfigurasi Failover Menggunakan MikroTik


Kali ini saya akan membuat artikel tentang Cara Konfigurasi Failover Di Mikrotik :
Pertama saya memberikan indentity pada masing-masing interface untuk mempermudah kita dalam konfigurasi, saya beri identity sebagai berikut :

  • Interface dari ISP A--------------->label : Ether1-ISP A
  • Interface dari ISP B--------------->label : Ether2-ISP B
  • Interface mengarah ke LAN------>label : Ether3-LAN
Seperti Gambar di bawah :
interface failover tetangit.com

Adapun langkah-langkah konfigurasi failover sebagai berikut :

1. Setting IP dari ISP A


Konfig IP pada inteface Ether1-ISP A dengan IP yang telah diberikan oleh ISP A, sesuai dengan topologi kita analogikan IP Publik yang di dapat dari ISP A adalah : 192.168.4.200/24. Konfig seperti gambar dibawah :
konfigurasi failover mikrotik

2. Setting IP dari ISP B


Konfigurasi juga Ether2-ISP B sesuai dengan IP yang didapat yaitu : 172.16.1.100/24. Konfig seperti gambar dibawah :
konfigurasi failover menggunkan mikrotik


3. Setting Gateway Dari ISP A


Setting Gateway yang diberikan dari ISP-A  yaitu : 192.168.4.1 dengan distance 1 sebagai priority, dan check gateway : ping sebagai pengecekan jika gateway Down maka router akan mencari distance yang lebih besar dari gateway tersebut. konfigurasi seperti gambar di bawah :
konfigurasi failover mikrotik

4. Setting Gateway Dari ISP B


Konfig juga gateway yang diberikan dari ISP B, yaitu : 172.16.1.1 dengan distance 10 dan pilih Ping pada Check Gateway, kita pilih distance 10 sebagai parameter bahwa gateway ini lebih besar dari ISP A, jadi jika ISP A Up maka prioritas ke ISP A. konfigurasi seperti gambar dibawah :

konfigurasi failover mikrotik


5. Tambahkan IP Untuk LAN


Tambahkan IP untuk LAN pada interface yang mengarah ke jaringan lokal, di sini saya konfig pad interface Ether3-LAN dengan IP : 192.168.100.1/24, konfigurasi seperti gambar dibawah :

konfigurasi failover di mikrotik


6. Konfigurasi Network Address Translation (NAT)


Konfigurasi NAT seperti pada gambar dibawah :

onfigurasi failover pada mikrotik

7. Setting IP pada laptop/PC


Setting Laptop/PC anda sesuai dengan IP LAN, di sini saya setting dengan IP : 192.168.100.2 Subnet Mask : 255.255.255.0 Gateway : 192.168.100.1, seperti pada gambar dibawah :
konfigurasi failover di mikrotik


7. Test Koneksi


Seharusnya dengan konfigurasi seperti diatas anda sudah bisa ber-Internet-an 😁, coba anda browsing atau sreaming, tapi saya mencobanya dengan Ping ke www.detik.com berikut hasil nya :
konfigurasi failover di mikrotik

Dari hasil tracert tersebut dapat kita lihat bahwa saat ini koneksi melalui ISP-A.


8. Test Jika ISP A Down


Kita akan coba test jika ISP A down, apakah sudah otomatis pindah ke ISP-B :
Dan Perhatikan Pada Tabel Routing, seharusnya jika ISP-A Down maka gateway ISP-A akan berwarna biru dan gateway ISP-B akan berwarna Hitam yang berarti Aktif, seperti pada gambar dibawah :
konfigurasi failover di mikrotik

Dan hasil traceroute jika ISP A Down maka koneksi beralih ke ISP-B :
konfigurasi failover di mikrotik

========================================================================
Lihat juga tutorial Cara Konfigurasi Failover Dengan MikroTik pada Video Dibawah :


Demikian artikel ini saya buat, semoga bermanfaat, Terimakasih.

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Cari Di Blog Ini

Menerima Jasa

Diberdayakan oleh Blogger.
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS

TentangIT

Copyright © Tentang IT | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com & Distributed By Protemplateslab